Halo YPLI, Dalam rapat hari Jumat lalu[0], pak Sabri mengutarakan kesulitannya dalam membawa distro linux untuk dimasukkan dalam tender proyek. Kata beliau, peserta tender akan didiskualifikasi bila produk yang disertakan (dalam hal ini Linux) tidak memiliki sebuah badan hukum yang sah di Indonesia yang dapat meng"endorse" produk tersebut. Untuk kasus BlankOn, beliau bilang mungkin dapat menyertakan BlankOn dalam tender2 bila YPLI sebagai pemiliknya dapat meng"endorse" BlankOn. Untuk melakukan itu, BlankOn perlu didaftarkan sebagai merek dagang dan mulai dibangun citranya. Beliau kemudian mengusulkan untuk mengusung nama BlankOn Konde sebagai nama jualannya (yang didaftarkan mereknya) kemudian memberikan dukungan teknis terhadap produk ini selama yang dibutuhkan dan tidak perlu mengeluarkan rilis baru lagi untuk sementara. Tim pengembang merasa keberatan akan hal ini (untuk tidak mengeluarkan rilis baru) sehingga dikembangkan wacana baru yaitu adanya dua tim yang mengelola BlankOn, yaitu Tim Pengembang dan Tim Komersil. Tim Pengembang tetap pada lajur semula yaitu mengeluarkan BlankOn setiap 6 bulan sekali, dan khusus untuk Konde disepakati akan didukung secara teknis selama 6 bulan juga. Namun karena masalah merek dagang dan dikuatirkan para pengguna akan bingung, maka Tim Pengembang tidak menggunakan kata blankon sebagai nama distronya. Ini mirip dengan kasus Fedora (versi komunitas) dan RHEL (versi komersil). Dalam hal ini X (nama baru) merupakan versi komunitas dan BlankOn yang merupakan versi komersil. Tim Komersil akan menyediakan BlankOn dalam bentuk distro komersial yang dibuat berbasiskan distro komunitas. Distro ini tidak dikeluarkan sesering distro komunitas dan yang dipentingkan bukannya kemutakhiran melainkan kestabilan. Yang menjual di sisi akhir adalah pihak ketiga (belum tentu Tim Komersil itu sendiri yang akan jualan). Namun kembali lagi bila YPLI memang berniat ke arah sana maka wacana ini dapat diimplementasikan, tapi bila tidak BlankOn akan tetap pada lajur yang ada sekarang ini (satu tim dan tetap menggunakan kata BlankOn). Jadi sekarang kami minta pendapat rekan2 di YPLI mau dikemanakan BlankOn ini. Kira2 seperti ini pilihannya: 0. Biar seperti sekarang, cukup 1 versi saja 1. Bikin merek baru untuk versi komunitas dan gunakan BlankOn untuk versi komersil, 2. Bikin merek baru untuk versi komersil dan gunakan BlankOn untuk versi komunitas 3. ... Untuk pilihan 1, 2 perlu membentuk tim komersil (perlu digaji) dan tim pengembangnya (bisa juga menggunakan sumber daya yg ada pada tim Pengembang versi komunitas). 0. http://wiki.ubuntu-id.org/BlankOn/Steering/Rapat/200711-01